Hendi Gaet RSUP Dr. Kariadi Untuk Layanan Darurat Jantung

Kesehatan  MINGGU, 09 SEPTEMBER 2018 , 19:32:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

Hendi Gaet RSUP Dr. Kariadi Untuk Layanan Darurat Jantung

Foto/RMOL Jateng

RMOLJateng. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan,  setidaknya ada tiga sektor penting yang menjadi fokus Pemerintah Kota Semarang dalam periode kepemimpinannya, antara lain di sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Terkhusus terkait sektor kesehatan sendiri, kesuksesan Pemerintah Kota Semarang di era Wali Kota Hendrar Prihadi setidaknya terlihat dari catatan Angka Harapan Hidup warga Kota Semarang di tahun 2017 yang sebesar 77,21 tahun.

Capaian Pemerintah Kota Semarang tersebut lebih tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia pada tahun yang sama, sebut saja Kota Yogyakarta 74,35 tahun, Kota Denpasar 74,17 tahun, Kota Surabaya 73,88 tahun, Kota Bandung 73,86 tahun, Kota Jakarta Selatan 73,84 tahun, Kota Medan 72,4 tahun, atau juga Kota Makassar 71,51 tahun.

Namun capaian positif tersebut tak membuat Wali Kota Semarang yang juga akrab disapa Hendi tersebut berhenti berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Semarang. Setelah meluncurkan berbagai program seperti berobat gratis untuk seluruh masyarakat, konsultasi dokter online gratis, ambulans siaga gratis, ambulans gawat darurat gratis, hingga ambulans motor, kini dirinya menggaet RSUP Dr. Kariadi untuk dapat berkolaborasi.

Pada kegiatan peringatan HUT RSUP Dr. Kariadi ke-93 di halaman Balaikota Semarang, Minggu (9/9), Pemerintah Kota Semarang dan RSUP Kariadi sepakat untuk bekerjasama  menginisiasi layanan gawat darurat yang lebih spesifik, yaitu untuk penanganan penyakit jantung. Kerjasama tersebut ditandati dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Hendi selaku Wali Kota Semarang dan Direktur RSUP Dr. Kariadi, Agus Suryanto.

Hendi menuturkan, kerjasama tersebut menjadi penting karena penyakit jantung mendominasi 12,9% kasus penyebab meninggal dunia di Indonesia.

"RSUP Dr. Kariadi telah menjadi rujukan nasional untuk penanganan penyakit jantung dan kanker, sehingga melalui kerjasama ini Pemkot Semarang dan Kariadi akan melebur untuk bergerak bersama dalam memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat Kota Semarang,".jelas Wali Kota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut.

"Menurut pak Direktur, umumnya sakit jantung ini menyebabkan meninggal dunia karena telat mendapat pertolongan pertama. Hari ini kami punya sistem gawat darurat 112 lengkap dengan sarana ambulansnya, sedangkan Kariadi punya dokter dan fasilitas rumah sakitnya. Ini yang akan kita kolaborasikan," ungkap Hendi.

Di sisi lain, Direktur RSUP Dr. Kariadi, Agus Suryanto menegaskan jika kerjasama tersebut didasari oleh sebuah tanggung jawab bahwa RSUP Dr. Kariadi adalah milik masyarakat Kota Semarang pada khususnya.

"Semoga di ulang tahun ke-93 ini Rumah Sakit Kariadi mendapatkan banyak berkah, dan kedepan Insya Allah Kariadi dapat lebih menjadi milik masyarakat Kota Semarang khususnya," tutur Agus. [jie]




Komentar Pembaca
Koalisi Jokowi Mulai Pecah

Koalisi Jokowi Mulai Pecah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Foto Restorasi Candi

Foto Restorasi Candi

SELASA, 24 JULI 2018 , 19:07:00

Foto Dampak Kenaikan Dolar Terhadap Harga Pangan

Foto Dampak Kenaikan Dolar Terhadap Harga Pangan

JUM'AT, 07 SEPTEMBER 2018 , 16:34:00

Foto Memperbaiki Pipa Air

Foto Memperbaiki Pipa Air

SELASA, 24 JULI 2018 , 16:23:00