Upacara Merti Desa, Sunarti: Senang, Walau Iuran Mahal

Budaya  SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 08:32:00 WIB | LAPORAN: MARNIE UTAMINING

Upacara Merti Desa, Sunarti: Senang, Walau Iuran Mahal

Sunarti/RMOL Jateng

RMOLJateng. Hiruk pikuk warga dan panas yang menyengat, tak dihiraukan oleh wanita berkerudung ini. Dia dengan setia berdiri di sebelah gunungan ingkung yang dibuat oleh warga tempatnya tinggal, Dusun Kemplung, Desa Gunung Condong. Bagi Sunarti, nama wanita tersebut, kegiatan Merti Desa adalah kegiatan yang dituggu-tunggu olehnya dan kawan-kawan sekampungnya.

Dalam acara itu, mereka membuat 785 ingkung dari ayam jago, telur 560 butir, pisang, jenang, tahu, tempe, petai dan lain-lainnya. Menurut Sunarti, setiap kepala keluarga (KK) harus membayar iuran sebesar Rp 1,2 juta untuk acara yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali ini.

Meskipun harus mengeluarkan biaya yang mahal, tetapi kami senang. Karena ini merupakan wujud syukur kami atas panen dan rejeki yang kami dapat,” tutur perempuan setengah baya ini.

Dia menerangkan bahwa acara ini sudah menjadi adat turun temurun yang harus dilaksanakan. Selain sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, juga bisa menjadi wisata bagi warga sekitar, bahkan banyak pula warga luar desa yang datang melihat.

Upacara Merti Desa dipercaya sebagai upacara adat untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas panen dan rejeki yang telah diberikan kepada warga desa.

Dalam acara itu dibagikan ribuan ingkung, lauk-pauk, buah-buahan hasil bumi. Setiap pengunjung bisa memperoleh kupon yang dapat ditukarkan saat akhir acara. Kupon ditukar dengan sebuah ules (kain karung kecil segitiga biru) yang berisi 2 ekor ingkung, jajanan pasar, sayuran, buah-buahan dan lauk pauk. [jie]


Komentar Pembaca
Panen Musim Pancaroba

Panen Musim Pancaroba

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 , 10:57:00

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

SABTU, 13 OKTOBER 2018 , 13:18:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00