Tahun Politik, PWI-Polres Kudus Gencarkan Kampanye Anti Hoaks

Politik  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 18:56:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Tahun Politik, PWI-Polres Kudus Gencarkan Kampanye Anti Hoaks
RMOLJateng. Potensi maraknya kabar bohong (hoaks) seiring perhelatan pemilihan legislatif dan pilpres serentak tahun 2019 diwaspadai berbagai kalangan di Kabupaten Kudus. Langkah ini dinilai penting karena dampak negatif hoaks yang mampu merongrong persatuan dan kesatuan berbagai elemen masyarakat, khususnya yang ada di Kota Kretek.

Berbagai kalangan yang peduli dengan persoalan itu seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus dan Polres Kudus. Kedua lembaga ini sepakat menggencarkan sosialisasi anti hoaks. Sasarannya pelajar, mahasiswa dan berbagai elemen anak muda lainnya. Kalangan muda ini dinilai paling rawan menjadi korban hoaks yang persebarannya kian marak pada tahun politik seperti sekarang ini.

"Karena Agustus ini kita juga memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 73 maka tema besarnya Indonesia Merdeka Tanpa Hoaks," kata Ketua PWI Kabupaten Kudus, Saiful Annas, Jumat (10/8/2018).

 Ada beberapa kegiatan yang digelar. Yakni Sosialisasi UU ITE dan Pers, serta Literasi Media bertema Indonesia Merdeka Tanpa Hoaks yang digelar Senin (20/8). Pematerinya Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, Ketua PWI Jateng Amir Machmud dan Trainer bersertifikat Google News Initiative Hartatik.

"Peserta tak hanya diberi teori dan materi semata namun diajari langsung menggunakan berbagai perangkat yang ada di internet untuk melawan hoaks," ucap Saiful.

Selain itu juga ada lomba membuat poster serta lomba menulis surat untuk anak-anak usia sekolah dasar sederajat di Kabupaten Kudus yang digelar di Aula Mapolres Kudus, Minggu (12/8).

Saiful berharap melalui lomba tersebut anak-anak terbiasa menuangkan gagasan, ide-idenya dan harapannya melalui tulisan. Ujung dari proses itu juga mampu menumbuhkan Diharapkan budaya literasi sejak dini.

"Aktivitas menulis erat kaitannya dengan budaya baca serta diskusi atau dialog. Kalau anak-anak terbiasa melakukan itu maka mereka tidak akan mudah menjadi korban hoaks," jelas Saiful.

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan kampanye edukasi anti hoaks memang perlu terus menerus dilakukan. Sebab hoaks itu tidak hanya mampu membelah masyarakat di dunia maya, namun juga dunia nyata.

Kapolres berharap semangat peringatan Kemerdekaan RI ke 73 mampu menjadi momentum bangsa Indonesia untuk mempererat persatuan dan kesatuan antar berbagai elemen masyarakat.

"Edukasi untuk menangkal penyebarluasan hoaks harus terus dilakukan dengan massif. Polres Kudus mendukung penuh kegiatan kampanye anti hoaks tersebut," tandasnya. [jie]




Komentar Pembaca

"Jokowi" Terpelanting, #2019GantiPresiden

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 19:00:00

Jokowi Terpelanting, #2019GantiPresiden

Jokowi Terpelanting, #2019GantiPresiden

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Sri Mulyani Menyesatkan!

Sri Mulyani Menyesatkan!

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Foto Penghitungan Suara

Foto Penghitungan Suara

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:40:00

TPS Horor Di Semarang

TPS Horor Di Semarang

RABU, 27 JUNI 2018 , 10:40:00

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

SENIN, 16 JULI 2018 , 17:03:00