Empat Pembobol ATM Dibekuk Polres Pekalongan Kota

Hukrim  SENIN, 23 JULI 2018 , 14:48:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Empat Pembobol ATM Dibekuk Polres Pekalongan Kota

Foto/RMOL Jateng

RMOLJateng. Jajaran Reskrim Polres Pekalongan Kota, berhasil membekuk kawanan pembobol ATM, dengan modus mengganjal mesin ATM dan menempelkan stiker  Call Canter palsu yang beraksi di ATM SPBU Kuripan Kelurahan Kuripan Kertoharjo Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, Kamis (19/7) sekira pukul 09.00 WIB.

Keeempat pelaku yaitu, M Hatta (39) warga Cianjur Jawa Barat, Mustofa (41) warga OKU Selatan, Sumatera Selatan, Martin (23) warga Bengkulu dan Risky Sanjaya (29) warga OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Keempatnya ditangkap di Hotel Pesona Kota Pekalongan sesaat setelah melakukan aksi pembobolan uang atm di mesin ATM SPBU Kuripan Kelurahan Kuripan Kertoharjo Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan. Keempatnya digelandang ke Satreskrim Polres Pekalongan Kota, guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Edi Sutrisno mengatakan, kejadian bermula saat korban Ajo (38) warga Cisolo Kabupaten Sukabumi sedang melakukan transaksi di mesin ATM setempat.

Setelah melakukan transaksi, kartu ATM milik korban macet tidak bisa keluar. Saat korban bingung masuklah salah seorang pelaku memberi tahu agar korban menelpon Call Canter yang tertempel di mesin ATM.

"Setelah itu, korban menghubungi call center tersebut dan mendapat penjelasan bahwa rekening akan di blokir. Setelah korban pergi meninggalkan tempat, saat diperjalanan korban menerima pemberitahuan melalui SMS Banking telah terjadi penarikan tunai dan transfer sebesar Rp. 120 juta," ungkap Edi kepada RMOLJateng, Senin (23/7)

Setelah menerima laporan dari korban, Tim Resmob Polres Pekalongan Kota melakukan penyelidikan, dari hasil olah TKP, keterangan saksi, CCTV serta bukti lain dilapangan dilakukan penangkapan terhadap keempat tersangka yang saat itu menginap di Hotel Pesona Kota Pekalongan dan berhasil mengamankan tersangka sejumlah 4 orang dan 2 orang pelaku berhasil melarikan diri.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya dengan modus mengganjal kartu ATM dan memasang call center palsu, sehingga korban terkecoh saat kartu ATM tertelan berusaha menghubungi call center sehingga digiring untuk menyebutkan Nomor Pin ATM.

Dalam melaksanakan aksinya para tersangka membagi tugas yaitu dua pelaku memasang stiker call center palsu dan memasang alat pengganjal kartu ATM dan pelaku lain mengawasi di sekitar TKP serta ada yang berpura-pura membantu menyarankan agar menghubungi call center palsu tersebut.

Disamping mengamankan keempat pelaku, polisi juga mengamankan dua unit sepeda motor, uang tunai Rp. 8 juta, 3 buah obeng, 2 buah pinset, double tip, hansaplast dan dua buah HP.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Adapun ancaman hukumannya kurungan penjara maksimal 7 tahun. [jie]



Komentar Pembaca
Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Golkar: PKS Pakai Segala Cara

Golkar: PKS Pakai Segala Cara

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Panen Musim Pancaroba

Panen Musim Pancaroba

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 , 10:57:00

Foto Dampak Kenaikan Dolar Terhadap Harga Pangan

Foto Dampak Kenaikan Dolar Terhadap Harga Pangan

JUM'AT, 07 SEPTEMBER 2018 , 16:34:00

Foto Rekor Muri Senam

Foto Rekor Muri Senam

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 , 11:45:00