Proses PPDB SMA/SMK Jateng, 500 Lebih SKTM Terindikasi Palsu

Pendidikan  SENIN, 09 JULI 2018 , 18:27:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Proses PPDB SMA/SMK Jateng, 500 Lebih SKTM Terindikasi Palsu

Ilustrasi/net

RMOLJateng. Sekitar 500 Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diketahui palsu dieliminasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA sederajat.

Kepala Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) pada Disdikbud Jateng, Jasman Indradno, menyatakan ratusan SKTM tersebut terindikasi palsu. Oleh karenanya, terpaksa dicoret.

Dari 35 Kota/Kabupaten, ditemukan 500an lebih SKTM yang terindikasi abal-abal. Kami ketahui dari hasil penelusuran tim investigasi yang dilakukan tiap pengelola SMA Negeri,” kata dia, Senin (9/7).

Jasman mencontohkan, saat tim investigasi memeriksa ke lapangan, ada calon siswa pemegang SKTM yang rumahnya relatif bagus.

"Kusennya dari kayu jati. Nah itu kan salah satu bukti kalau dia kelas menengah keatas," tuturnya.

Jasman juga menerangkan, jelang penutupan PPDB SMA Negeri, jumlah calon siswa mencapai 113.092 orang. Kata dia, total pendaftar melalui SKTM tersapat 62 ribu orang.

"Tapi pemegang SKTM yang diterima akhirnya hanya 26.617 siswa atau prosentasenya sekitar 23,5 persen," terangnya.

Lebih jauh, Jasman mengungkap hasil pantauan di lapangan, penerimaan siswa miskin justru belum merata ke semua daerah. Terdapat daerah yang menerima 90 persen siswa miskin. Namun ada juga kuota siswa miskinnya hanya 20 persen.

"Karena itulah, saya minta tolong kepada masyarakat untuk menunggu proses PPDB tuntas dikerjakan oleh petugas. Hasil finalnya akan diumumkan 11 Juli nanti," pungkasnya. [jie]


Komentar Pembaca
Panen Musim Pancaroba

Panen Musim Pancaroba

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 , 10:57:00

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

SABTU, 13 OKTOBER 2018 , 13:18:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00