Lomban Syawalan Bupati Jepara Arak Kerbau

Budaya  JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 17:08:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD OLIEZ

Lomban Syawalan Bupati Jepara Arak Kerbau

Foto/RMOL Jateng

RMOLJateng. Arak-arakan kerbau yang akan digunakan untuk larung sedekah laut tradisi Pesta Lomban Syawalan di Kabupaten Jepara tahun ini berjalan lebih meriah. Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi, wabup Dian Kristiandi dan jajaran forkompinda, kepala OPD dan ratusan warga ikut berjalan kaki sejauh 1,5 km mengarak kerbau tersebut.

Rute arak-arakan kerbau dimulai Jumat (22/6) pagi dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu hingga Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Jobokuto, Jepara. Sepanjang jalan, warga menyemut ikut menyaksikan arak-arakan yang digelar saat Bodo Kupatan tersebut.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan jika dibandingkan tahun lalu, arak-arakan kali ini memang lebih meriah. Berbagai elemen mulai dari pemkab, Polri/TNI, hingga masyarakat ikut terlibat dengan antusias dalam arak-arakan tersebut.

"Ini bisa menjadi even wisata baru berbasis tradisi di Jepara," kata Marzuqi, Jumat (22/6/2018).

Kerbau yang diarak itu selanjutnya disembelih. Kepala kerbau itu yang akan dilarung ke laut saat Pesta Lomban Syawalan yang digelar Sabtu (23/6) di perairan setempat.

Tradisi ini sudah berjalan bertahun-tahun di kalangan nelayan Jepara. Pesta Lomban merupakan ekspresi syukur nelayan kepada Tuhan YME karena hasil laut yang melimpah selama setahun terakhir. Lewat tradisi itu pula, nelayan memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa agar hasil melaut tetap melimpah selama setahun mendatang.

Panitia kegiatan, Suhendro mengatakan, arak-arakan kerbau merupakan salah satu dari rangkaian Pesta Lomban Syawalan. Usai arak-arakan, kegiatan dilanjutkan ziarah ke makam Ciklanang dan Mbah Ronggo yang ada di kawasan Kecamatan Jepara Kota. Dua tokoh itu merupakan sesepuh kalangan nelayan di Kabupaten Jepara.

"Nanti malam ada pagelaran wayang kulit di TPI Ujungbatu. Baru keesokan harinya prosesi larung kepala kerbau dilaksanakan. Ini tradisi yang kaya makna sehingga layak untuk dilestarikan," tandas Camat Jepara ini. [jie]


Komentar Pembaca
Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Pemprov Bali Berwenang Usir Pengusaha Tiongkok

Pemprov Bali Berwenang Usir Pengusaha Tiongkok

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Panen Musim Pancaroba

Panen Musim Pancaroba

MINGGU, 07 OKTOBER 2018 , 10:57:00

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

SABTU, 13 OKTOBER 2018 , 13:18:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00