H+1 Lebaran, Harga Cabai Dan Bawang Sangat Bersahabat

Ekonomi  SABTU, 16 JUNI 2018 , 20:58:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

H+1 Lebaran, Harga Cabai Dan Bawang Sangat Bersahabat

Foto: Net

RMOLJateng. Lebaran tahun 2018 ini terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain karena jumlah libur lebih panjang, juga karena harga pangan pokok terjamin stabil.

Cabai dan bawang yang setiap tahun jadi perbincangan karena mahal saat Lebaran, sekarang lebih bersahabat karena pasokannya cukup dan memadai.

"Iya pasokan cabai aman karena sudah diantipasi tanam pada 4-5 bulan yang lalu. Bahkan Mei kemarin kami sudah siapkan tanam untuk pasok pada hari raya Idul Adha nanti,” ujar Tunov, petani cabai asal Magelang, Sabtu (16/6) dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Menurut dia, Lebaran kali ini jadi berkah tersendiri bagi petani karena nilai jualnya bagus dan harga ecerannya pun tetap normal. Harga yang cenderung stabil membuat konsumen tetap berbelanja dengan santai.

Diwawancara terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Suwandi mengatakan pihaknya telah menyiapkan ratusan hektar lahan yang ditanami cabai untuk dipasok ke pasar jelang Lebaran kali ini. Meski aktivitas pasar belum ramai namun pasokan tetap dijaga agar stabil.

"Aktivitas pasar pada H-1 hingga H+1 rata-rata belum ramai. Sedangkan produksi banyak bahkan cenderung meningkat. Harga cabai kita pantau juga stabil dan nyaris tidak gejolak," terangnya.

Suwandi mengatakan, saat ini harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Kramatjati per tanggal 14 Juni 2018 seperti cabai rawit hijau Rp 28 ribu, cabai rawit merah Rp 36 ribu, cabai merah keriting Rp 30 ribu, bawang merah Rp 26 ribu dan bawang putih Rp 18 ribu/Kg.

Berdasarkan pantauan di beberapa pasar di DKI Jakarta pada H+1 antara lain di Pasar Kebayoran Lama, Pasar Rumput, Pasar Cijantung dan Pasar Tomang Barat rata-rata harga cabai rawit merah dijual Rp 38 ribu sampai Rp 44 ribu.

Periode yang sama tahun lalu 2017, harga Cabai Rawit Merah di pasar DKI Jakarta rata-rata Rp 52.400 per kilo. Artinya tahun ini harga Cabai Rawit Merah lebih murah.

Sementara untuk Cabai Merah Keriting pada H+1 dijual Rp 40 ribu per kilo dan Cabai Merah Besar Rp 45 ribu. Harga tersebut dinilai masih dalam batas normal.

Suwandi lebih lanjut menyebutkan, pasokan bawang merah saat ini cukup melimpah. Sebab, sentra terbesar bawang merah Indonesia yaitu Kabupaten Brebes dan sekitarnya tengah melaksanakan panen raya.

"Bulan Juni 2018 ini saja setidaknya lebih dari 3.300 hektar bawang merah dipanen di Brebes. Bulan Juli panen 4.600 hektar. Jadi kami pastikan, pasokan dan harga bawang merah hingga H+1 lebaran ini sangat stabil," imbuhnya.

Selain di Brebes, lanjutnya, sentra produksi bawang merah di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat seperti Sumbawa dan Bima juga memasuki tengah memasuki musim panen.

"Kementerian Pertanian bersama instansi terkait telah melakukan langkah untuk mengantisipasi over produksi bawang merah dengan pengembangan teknologi penyimpanan, industri olahan, pasta dan sebagian akan diekspor,” pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Foto Penghitungan Suara

Foto Penghitungan Suara

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:40:00

TPS Horor Di Semarang

TPS Horor Di Semarang

RABU, 27 JUNI 2018 , 10:40:00

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

SENIN, 16 JULI 2018 , 17:03:00