Hendi Larang Sweeping Warung Dan Restoran Selama Bulan Ramadhan

Pemerintahan  SENIN, 14 MEI 2018 , 18:14:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

Hendi Larang Sweeping Warung Dan Restoran Selama Bulan Ramadhan

Hendrar Prihadi/RMOL Jateng

RMOLJateng. Ribuan pelajar SD, SMP dan SMU dari 16 kecamatan di Kota Semarang, Senin (14/5) menggelar dan mengikuti kirab atau karnaval menyambut datangnya bulan suci ramdhan di Kawasan Simpang Lima menuju ke Taman Menteri Supeno, Kawasan Taman KB, Kota Semarang.

Rombongan karnaval sebagai tanda akan masuknya bulan suci Ramadhan 1439 H ini secara simbolis, dilepas oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Lapangan Pancasila, Kawasan Simpang Lima Kota Semarang.

Hadir dalam acara Ketua PC NU Kota Semarang KH Anasom, Plt Sekda Kota Semarang  Agus Riyanto, Takmir Masjid Baiturrahman Semarang, Pejabat Muspika Kota Semarang dan Ketua Tim Penggerak PKK Krisseptiayana.

Sebelum melepas rombongan kirab dan karnaval, orang nomor satu yang akrab disapa Hendi dalam sambutanya berpesan kepada warga Kota Semarang untuk bersiap-siap menjalankan ibadah puasa ramadhan 1439 H. Selain itu juga bisa saling menghormati, menahan amarah dan tidak semena-mena. 

"Pesan dari kami yang pertama, mari kita bersiap-siap untuk menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan 1439 Hijriyah. Saling menghormati, saling menghargai, terutama bagaimana kita bisa menjalankan ibadah puasa yang baik, tidak harus semena-mena, tidak harus selalu sering marah-marah melihat orang yang tidak berpuasa," ungkapnya.

Hendi juga meminta kepada warga Kota Semarang tidak perlu melakukan aksi sweeping terhadap restoran atau warung yang buka selama bulan ramadhan. Pasalnya, kewenangan itu berada di tangan aparat penegak hukum dan pemerintah bukan pada orang yang sedang menjalankan ibadah puasa. 

"Saya pesan, kepada seluruh warga Kota Semarang yang menjalankan ibadah puasa, nggak perlu kita lakukan sweeping-sweeping buat restoran, buat warung yang buka siang hari. Itu nanti biar urusanya pihak kepolisian dan pemerintah," ujarnya.

Kepada warga Kota Semarang yang sedang tidak menjalankan puasa juga harus ikut menghormati orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.   

"Sedangkan pesan kami kepada warga yang tidak berpuasa seyogyanya, panjenengan menghargai seluruh warga Kota Semarang yang sedang berpuasa. Kalau makan siang hari ya jangan ditempat terbuka. Kalau mau buka usaha makanan di siang hari ya jangan dibuka lebar-lebar. Semua ada di dalam koridor saling menghormati dan menghargai sesama warga bangsa," terangnya.

Hendi juga sangat mengapresiasi terhadap kegiatan kirab karnaval dugderan yang diikuti oleh guru, siswa dan pengurus sekolah di 16 kecamatan di Kota Semarang yang jumlahnya mencapai ribuan.

Hendi juga sangat mengapresiasi kegiatan kirab karnaval ramadhan kali ini. Sebab, selain ribuan yang hadir, dana yang digunakan merupakan hasil dari gotong-royong yang merupakan budaya yang harus terus dilestarikan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa bantuan dan partisipasi dari warga Kota Semarang, tidak mungkin Semarang tumbuh berkembang secepat saat ini. 

"Kemudian, yang paling kami apresiasi, kegiatan ini anggaranya adalah gotong-royong. Ini yang lebih sangat luar biasa, bagaimana warisan budaya kita terus bisa dilakukan, dilaksanakan oleh semua elemen bangsa hari ini. Konsep gotong royong ini sangat penting, terutama buat Kota Semarang bisa membuat wilayah ini semakin lama semakin hebat," pungkasnya.

Usai memberikan sambutan, Wali Kota Hendi kemudian secara simbolis melepas ribuan rombongan kirab karnaval yang diawali di Kawasan Simpang Lima Kota Semarang dan berakhir di Kawasan Taman Menteri Supeno atau yang akan menjadi Taman Indonesia Kaya. [jie]



Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
Foto Penghitungan Suara

Foto Penghitungan Suara

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:40:00

TPS Horor Di Semarang

TPS Horor Di Semarang

RABU, 27 JUNI 2018 , 10:40:00

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

SENIN, 16 JULI 2018 , 17:03:00