Dukung Ribuan Perawat, Megawati Minta Revisi Terbatas UU ASN Segera Diteken

Kesehatan  SABTU, 12 MEI 2018 , 14:34:00 WIB | LAPORAN: KENARYO

Dukung Ribuan Perawat, Megawati Minta Revisi Terbatas UU ASN Segera Diteken

Megawati/RMOL Jateng

RMOLJateng. Keriuhan terdengar di Marina Convention Center (MCC) Semarang ketika Megawati Soekarnoputri menyampaikan nasib perawat ke Presiden Joko Widodo.

Ribuan perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Gabungan Perawat Honorer Nasional Indonesia (GPHNI) langsung bersorak.

"Saya mendukung revisi terbatas Undang Undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Ada satu pasal yang harus dirubah. Kurang menterinya (yang) mesti teken," kata Presiden kelima Indonesia itu saat Orasi Ilmiah bertema Perawat Sumber Kekuatan Menuju Indonesia Sehat.

Dalam peringatan Hari Perawat Internasional 2018 itu salah satu permintaan yang dititipkan perawat adalah revisi pasal 131a dalam UU ASN. Mereka meminta ada poin tenaga honorer (dengan batas masa kerja tertentu) bisa diangkat sebagai ASN tanpa tes.

Megawati juga sempat menyinggung kejadian di mako Brimob. Ia heran ada orang yang dengan entengnya membunuh. Menurutnya, kejadian itu bertolak belakang dengan perawat yang selalu mencari jalan menolong orang.

"Saya sudah tahu perawat minta perbaikan hidup yes? Bidan minta pebaikan hidup yes? Tapi juga negaranya itu lho (juga dipikirkan perawat)," katanya langsung dijawab yes oleh ribuan perawat.

Terkait permasalahan perawat, Mega menuturkan bakal menyampaikan langsung pada Jokowi. Kemudian terkait revisi terbatas UU ASN ia menyentil kinerja Menteri PAN dan RAB.

"Kembali ke perawat. Urusannya ada di menteri. Saya akan ngomong ke menterinya tapi bukan janji. Kan bukan saya yanh teken. Dia yang teken (revisi terbatas UU ASN)," ucapnya.

Dedi Afrizal ketua DPP PPNI bidang organisasi menuturkan ada 81.110 perawat honorer yang nasibnya perlu diperhatikan. Dari sisi penghasilan, para perawat honorer hanya digaji ratusan ribu rupiah. Bahkan ada yang Rp 200 ribu sebulan.

Ia mengaku prihatin dengan kesejahteraan perawat yang notabene adalah sumber daya kesehatan di Indonesia. Menurutnya, nasib perawat sangat perlu perbaikan.

"Momen ini jadi momentun perjuangan perawt honorer Indonesia. Kami juga akan mendaftar permasalah perawat," katanya mengaitkan dengan ucapan megawati yang akan bertemu Jokowi. [jie]


Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
Foto Penghitungan Suara

Foto Penghitungan Suara

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:40:00

TPS Horor Di Semarang

TPS Horor Di Semarang

RABU, 27 JUNI 2018 , 10:40:00

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

SENIN, 16 JULI 2018 , 17:03:00