Gerindra: Kalau Mau Rupiah Menguat, Jokowi Harus Rombak Tim Ekonomi

Politik  KAMIS, 10 MEI 2018 , 12:21:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Gerindra: Kalau Mau Rupiah Menguat, Jokowi Harus Rombak Tim Ekonomi

Foto/net

RMOLJateng. Kurs rupiah yang kian melemah karena pelaku pasar keuangan tidak percaya lagi dengan kemampuan tim ekonomi Jokowi-JK.

Begitu jelas Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono menanggapi nilai tukar rupiah yang menembus angka Rp 14.000.

"Paling pertama sebabnya para pelaku ekonomi di pasar keuangan internasional sudah enggak percaya sama pemerintahan Joko Widodo," tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/5).

Meski demikian, anak buah Prabowo Subianto ini menilai masih ada kesempatan untuk Jokowi memperbaiki keadaan tersebut.

Jalan keluar dari pemerintah untuk menekan pelemahan nilai tukar rupiah adalah dengan melakukan reshuffle kabinet. Perombakan kabinet harus fokus pada tim ekonomi pemerintah.

"Belum terlambat. Kalau Joko Widodo mau ubah tim ekonominya di kabinet, kurs rupiah bisa menguat," pungkasnya. [jie]


Komentar Pembaca
Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

Sertijab Pejabat Utama Polrestabes Semarang

SELASA, 10 MARET 2020 , 08:51:00

Demo Guru Swasta di Semarang

Demo Guru Swasta di Semarang

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 , 16:10:00

Walikota Semarang Hendrar Prihadi Terima Kunjungan DPRD DKI Jakarta