Gus Yasin Temukan Spot Terumbung Karang yang Masih Alami

Pariwisata  SELASA, 10 APRIL 2018 , 08:57:00 WIB | LAPORAN: KENARYO

Gus Yasin Temukan Spot Terumbung Karang yang Masih Alami

Taj Yasin/RMOL Jateng

RMOLJateng. Kealamian pulau Mandalika, Kabupaten Jepara membuat calon wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen terpesona. Untuk kedua kalinya, politisi muda Partai Persatuan Pembangunan itu berkunjung ke pulau yang belum dieksploitasi itu pada Senin (8/4/2018).

Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu berkunjung dalam rangka wisata religi dan melihat potensi wisata di Mandalika.

"Di sana ada makam waliyullah Sayid Ustman, lalu pulaunya juga masih alami. Spotnya hutan masih alami. Di mondoliko kan tidak lagi ada penghuninya," ucapnya.

Ia bercerita, untuk ke lokasi pulau Mandalika cukup menggunakan perahu selama 15 menit. Para pengunjung bisa menyewa perahu untuk pulang pergi seharga Rp 350 ribu. Kapasitas satu perahu untuk 15 orang.

Suami dari Ning Nawal Nur Arafah itu, menuturkan ingin juga mengembangkan potensi pariwisata di sana.

"Keindahan Pulau Mandalika menunjukkan Jawa Tengah tak hanya kaya budaya. Tetapi, wisata alamnya juga luar biasa," tuturnya.

Hal yang belum diketahui orang banyak adalah spot terumbu karang di dekat Pulau Mandalika. Di sebelah barat pulau, dengan perjalanan dengan perahu selama 15 menit, ada lokasi terumbu karang yang belum terjamah.

Dalam perjalannnya, Gus Yasin juga sempat berbincang dengan para nelayan. Mereka menyampaikan agar wisata di Kabupaten Jepara khususnya Pulau Mandalika dan Benteng Portugis dikembangkan.

"Nelayan juga perlu kita perhatikan bagaimanapun beliau-beliau ini warga Jawa Tengah. Mereka menyampaikan pada saya wisata tidak dirawat. Dulu ramai sekarang berkurang," tuturnya.

Mendengar hal itu, ia ingin wisata di Jepara khususnya dua lokasi itu digarap. Ia berharap pemerintah Kabupaten Jepara memperhatikan masukka dari nelayan.

"Mungkin di sekitar Benteng Portugis bisa dibuat taman atau di pulau dibikin flying fox," ucapnya.

Bagaimana Pasangan calon nomor urut 1 itu tahu tentang Pulau Mandalika? Ternyata, ada kaitannya dengan sejarah keluargnya. Ia berkunjung ke pulau Mandalika juga untuk napak tilas leluhurnya.

Dulu nenek moyangnya pernah terdampar di tiga pulau yaitu pulau Penang Malaysia, Singapura dan Pulau Mandalika saat hendak pergi berhaji.

"Itulah sejarah keluarga yang perlu kami rawat," ucap putra dari Ulama Kharismatik Maimoen Zubair itu.

Di sisi lain, banyak peninggalan kuno zaman Belanda yang bisa dikembangkan. Misalnya Benteng Portugis dan benteng lain yang perlu dilestarikan.

Di sisi lain, Warga Kalinyamat, Kabupaten Jepara, Mail setuju dengan ide pengembangan Pulau Mandalika. Meski berstatus orang Jepara, ia mengaku baru sekali ke Pulau Mandalika.

"Memang belum terawat kayak pulau Panjang, tapi aslinya juga bagus kok," tuturnya. [jie]



Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Harimau Bonbin Semarang Terlepas

Harimau Bonbin Semarang Terlepas

RABU, 05 DESEMBER 2018 , 19:34:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 , 15:13:00