Normalisasi Banjir Kanal Timur, Belasan Kios PKL Kaligawe Dibongkar

Pemerintahan  SELASA, 13 MARET 2018 , 18:20:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

Normalisasi Banjir Kanal Timur, Belasan Kios PKL Kaligawe Dibongkar

Foto : RMOL Jateng

RMOLJateng. Dinas Perdagangan Kota Semarang mendatangkan alat berat untuk membongkar kios-kios milik Pedagang Kaki Lima (PKL)  di sepanjang bantaran sungai Banjir Kanal Timur (BKT) di Kaligawe, Kota Semarang. Untuk sementara, dari 148 kios hanya 14 kios PKL yang dibongkar.

Katno, salah satu pemilik kios mengungkapkan, dirinya sudah meminta waktu kepada Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang untuk memindahkan barangnya sebelum dibongkar.

"Saya minta waktu sampai akhir pekan ini. Karena alat-alat bengkel cukup berat sehingga butuh waktu. Tidak bisa sehari selesai. Apalagi tempat relokasi saya di Pasar Barito Baru di Penggaron, kiosnya belum dibangun," pinta Katno yang sudah membuka usaha bengkelnya di sepanjang bantaran BKT selama 15 tahun itu.

Katno mengaku menerima direlokasi karena kondisi bantaran sungai BKT sudah tidak aman lagi untuk usahanya. Jika hujan turun, air sungai BKT langsung meluap bahkan membanjiri rumah-rumah warga sekitar.

"Saya justru senang kalau BKT dinormalisasi. Rumah saya di Kaligawe, kalau hujan pasti banjir. Dampaknya NJOP atau harga rumah dan tanah saya turun. Kalau dinormalisasi, kan tidak ada banjir lagi," akunya.

Kepala Dinas Perdagangan, Fajar Purwoto mengatakan, dirinya memberikan waktu kepada PKL yang kiosnya belum dibongkar, agar segera memindahkan barangnya sampai akhir pekan ini.

"Nanti sisanya, yang belum dibongkar, akan dibongkar sendiri pada Senin (20/3) pekan depan. Sebab, mereka itu yang akan pindah ke Barito Baru di Penggaron, lapaknya belum ada," kata Fajar disela-sela aktifitas pembongkaran di bantaran BKT, Kaligawe, Kota Semarang.

Puluhan petugas dari Dinas Perdagangan dibantu kepolisian dan TNI, terlibat langsung merobohkan kios-kios PKL menggunakan alat berat.

Fajar menerangkan, selain kios PKL di Kaligawe, Dinas Perdagangan juga membongkar kios di Kelurahan Tambakrejo. Terdapat 17 kios di Kelurahan tersebut yang dibongkar.

"Pembongkaran itu dilakukan terkait adanya normalisasi sungai BKT yang dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana," terangnya.

Fajar  menyatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi beberapa kali kepada para PKL. Sehingga dalam pembongkaran tersebut tidak ada kendala apapun seperti penolakan dari PKL.

Pihaknya, juga telah menyiapkan Pasar Barito Baru (eks Pasar Klitikan) di Penggaron dan Pasar Waru sebagai tempat relokasi. Pilihan tempat tersebut merupakan pilihan dari para PKL sendiri.

"Ada yang minta ke Barito Baru, ada yang minta ke Pasar Waru karena dekat rumah. Ya silakan, kami hanya memfasilitasi para PKL ini," katanya.

Fajar menambahkan, dengan direlokasinya ratusan PKL dari Kelurahan Kaligawe, pihaknya masih ada tugas relokasi PKL di beberapa kelurahan lain yang juga menempati bantaran sungai BKT. Di antaranya Kelurahan Karangtempel.

"Semua akan kami pindahkan secara bertahap sebelum normalisasi Banjir Kanal Timur ini dimulai. Target kami proses relokasi sudah selesai dan bantaran BKT bersih di akhir April mendatang," pungkas Fajar Purwoto. [jie]



Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

Foto:Roadshow Bus KPK Di Semarang

SABTU, 13 OKTOBER 2018 , 13:18:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00

Harimau Bonbin Semarang Terlepas

Harimau Bonbin Semarang Terlepas

RABU, 05 DESEMBER 2018 , 19:34:00