Dies Natalis ke-50

Unisbank Dorong Mahasiswa Buat Program Bina Desa

Pendidikan  MINGGU, 11 MARET 2018 , 18:59:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Unisbank Dorong Mahasiswa Buat Program Bina Desa

RMOL Jateng

RMOLJateng. Menginjak usia ke-50 tahun, Unisbank ingin semakin mengabdikan diri kepada masyarakat di Kota Semarang. Unisbank menggelar sosialisasi program pengabdian masyarakat yang secara khusus dikemas dalam program hibah bina desa (PHBD).

Acara diselenggarakan di gedung olah raga sasana Kridangga lantai 9 kampus Unisbank Kendeng Bendanngisor Semarang.

Rektor Unisbank Semarang Dr.H.Hasan Abdul Rozak,SH.CN.MM kegiatan kampusnya telah sesuai dengan pedoman penyusunan Program Hibah Bina Desa (PHBD) tahun 2018. Menurutnya hari ini mahasiswa dari 78 perguruan tinggi di Jawa Tengah diarahkan untuk menyelenggarakan program bina desa.

Jasan menyebutkan banyak bidang PBHD yakni, program pengentasan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, ketahanan dan keamanan pangan, energi baru terbarukan, lingkungan keanekaragaman hayati, mitigasi bencana, budaya, seni kreatif dan pariwisata.

"Program ini salah satu parameter keberhasilannya adalah kemandirian kelompok masyarakat untuk berpartisipasi dan secara bertanggungjawab demi perbaikan kehidupan masyarakat itu sendiri," kata dia saat dihubungi, Minggu (11/3).

Hasan menegaskan, mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa yang diharapkan mampu melakukan perubahan mendasar dalam pembangunan nasional. Karena hal inilah, lanjutnya, maka dibutuhkan kualitas mahasiswa yang mempunyai ketrampilan, pengetahuan dan kecerdasan emosional serta empati sosial.

"Latar belakang tersebut yang menjadi landasan untuk mengarahkan program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa dalam bentuk PHBD," imbuhnya.

Di sisi lain, Hasan berharap Unisbank Semarang harus terus berbenah diri dan selalu meningkatkan kualitasnya. Bagi dia, tantangan kedepan adalah adanya peluang perguruan tinggi asing yang dapat membuka cabang dan menyelenggarakan pendidikan di Indonesia.

"Terkait dengan hal ini Unisbank sudah sejak dini mengantisipasinya dengan meningkatkan sarana dan prasana, kualitas staf pengajar hingga metode pembelanjarannya. Beberapa dosen kita kirim ke luar negeri untuk melanjutkan program doktornya. Saat ini kita sudah mempunyai 34 doktor dan akan terus kita tingkatkan," pungkasnya.[jie]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Foto : Pembangunan Jalan Arteri Yos Sudarso Semarang
Jalan Sehat Jaman Now

Jalan Sehat Jaman Now

MINGGU, 06 MEI 2018 , 08:38:00

Foto : Banjir Rob Semarang

Foto : Banjir Rob Semarang

KAMIS, 24 MEI 2018 , 15:24:00