Ini Komentar Wali Kota Semarang Soal OTT BPN Kota Semarang

Hukrim  SELASA, 06 MARET 2018 , 18:06:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

Ini Komentar Wali Kota Semarang Soal OTT BPN Kota Semarang

Sriyono/RMOL Jateng

RMOLJateng.  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi merasa ikut prihatin terhadap Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Kejari Kota Semarang yang berhasil mengamankan dua pegawai dan Kepala BPN Sriyono di Kantor BPN Kota Semarang.

Orang nomor satu di Kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini mengajak seluruh masyarakat juga tidak menjadi pemicu terjadinya praktek pungli di manapun di Kota Semarang.

Hendi mencontohkan, adanya praktek pungutan liar (pungli) bisa dipicu oleh warga Kota Semarang yang dalam pengurusan surat-surat atau dokumen penting dengan mengiming-imingi atau menawarkan uang jasa kepada oknum.

"Eranya sudah beda, kami menyarankan kepada masyarakat, uruslah sesuai ketentuan yang ada. Jangan coba-coba mengganggu dan diganggu, artinya begini, misalnya antrianya lama nih, ini saya punya segini supaya cepet. Ini nggak boleh. Karena nanti, ini akan menjadi pemicu kegiatan-kegiatan pungli," tegas Hendi kepada RMOL Jateng disela-sela kunjungan kerjanya di Kawasan Wana Wisata Tinjomoyo, Kota Semarang, Jateng Selasa (6/3).

Hendi juga meminta kepada masyarakat, jika ada oknum pegawai atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kota Semarang memungut biaya atau melakukan praktek pungli untuk langsung dilaporkan kepada pihak berwajib. 

"Atau pada mengurus surat, dia (warga masyarakat) diganggu, kamu antrian lama to, mau cepet nggak? Bayar sekian. Laporkan saja !," tegas Hendi.

Hendi mengungkapkan, jika era saat ini adalah era pemerintahan yang harus bersih dan bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) sehingga jika ada praktek pungli ataupun KKN langsung saja dilaporkan. 

"Jadi saya rasa, kita sudah pada era dimana pemerintahan kita ini harus clean and good goverment. Jadi kalau ada masalah, hal-hal seperti itu, jangan takut untuk melaporkan. Oke," ungkapnya.

Hendi menyesalkan kejadian ini terjadi dan menimpa lembaga kepengurusan tanah BPN Kota Semarang. Pasalnya, Pemkot Semarang saat ini sedang mempunyai hubungan yang bagus dan harmonis dalam rangka kinerja untuk membebaskan beberapa lahan yang digunakan untuk kepentingan pembangunan di Kota Semarang.

"Kita lagi bagus-bagunya sama BPN, kita lagi harmonis sekali dengan BPN dalam rangka pembebasan lahan beberapa proses pembangunan," akunya.

Bahkan, saking kaget dan tidak percayanya peristiwa OTT di Kantor BPN Kota Semarang ini, Hendi berharap peristiwa OTT di Kantor BPN benar-benar tidak terjadi.

"Saya berharap informasi ini nggak benar lah," pungkas Hendi.

Diberitakan sebelumnya, tim Kejaksaan Negeri Kota Semarang dipimpin Waluyo, SH. MH melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Badan Pertanahan (BPN) Kota Semarang. Tim OTT mengamankan Kepala BPN Sriyono.   

Selain Kepala BPN, petugas juga mengamankan Windari Rochmawati, SH yang menjabat Kasubsi Pemeliharaan Data Pertanahan BPN Kota Semarang serta 2 orang Honorer, yakni F dan C.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti 10 amplop berisi uang  dengan jumlah keseluruhan Rp.32.400.000,- hingga saat ini para pelaku masih menjalani penyidikan. [jie]




Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Harimau Bonbin Semarang Terlepas

Harimau Bonbin Semarang Terlepas

RABU, 05 DESEMBER 2018 , 19:34:00

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

Foto : Pemberangkatan Tim Porpov Tim Semarang

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 16:10:00

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

Wisata Tour TKCI Indonesia Di Magelang

SABTU, 24 NOVEMBER 2018 , 15:13:00