Ngeri, Dua Pria Ini Edarkan Obat Pengugur Kandungan

Hukrim  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 19:32:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Ngeri, Dua Pria Ini Edarkan Obat Pengugur Kandungan
RMOLJateng. Erwin Maulana (27) warga Kelurahan Gemah RT 01 RW VIII Pedurungan Kota Semarang dan Eko Arif (19) warga Blater RT 01 RW VI Bandungan Kabupaten Semarang ditangkap aparat Satresnarkoba Polres Semarang saat bertransaksi di Dusun Manggung, Jimbaran, Bandungan. Dua tersangka ini ditangkap lantaran terbukti mengedarkan obat keras tanpa resep dokter.

Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho mengatakan, keduanya diringkus karena diduga mengedarkan obat untuk menggugurkan kandungan tanpa izin.

Obat ini tergolong keras dan wajib ada izin serta resep dokter spesialis kandungan, namun yang terjadi dua pelaku ini mengedarkan tanpa mengabaikan unsur kesehatan,” katanya, saat rilis kasus di halaman Polres Semarang, Selasa (13/2) .

Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita satu strip berisi sepuluh butir obat Cytotec. Kemudian satu ponsel dan motor Honda Vario H-2457-YV. Di hadapan penyidik, Eko alias Kodok mengaku mendapat pasokan obat dari Erwin seharga Rp 500 ribu/strip. Kepada pemesan, penjual sayur keliling ini menjual Rp 750 ribu/strip.

Rata-rata pemesannya adalah pemandu karaoke di Bandungan. Pesannya lewat media sosial,” kata Eko.

Erwin mengaku, pekerjaan sampingan ini sudah dijalani sejak November 2017. Adapun reaksi obat ini, menurutnya mulai bereaksi setelah dikonsumsi tiga atau empat jam. Menurutnya dengan mengonsumsi obat ini janin di bawah usia tiga bulan kandungan bisa gugur.

Disamping berkoordinasi dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang untuk uji lab terkait kandungan kandungan obat tadi, Sat Narkoba Polres Semarang saat ini masih mendalami keterangan pelaku dan saksi.

Keduanya ternacam dijerat dengan Pasal 196 dan Pasal 197 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 milyar. [dit]



Komentar Pembaca
Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 19:00:00

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Foto Penghitungan Suara

Foto Penghitungan Suara

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:40:00

TPS Horor Di Semarang

TPS Horor Di Semarang

RABU, 27 JUNI 2018 , 10:40:00

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

SENIN, 16 JULI 2018 , 17:03:00