Cawagub Ida Terus Road Show Silaturahmi dengan Sesepuh dan Kiai

Politik  SABTU, 10 FEBRUARI 2018 , 22:27:00 WIB | LAPORAN: PARWITO

Cawagub Ida Terus Road Show Silaturahmi dengan Sesepuh dan Kiai
RMOLJateng. Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ida Fauziyah terus melakukan road show silaturahmi dengan para kiai. Sejumlah kiai dan tokoh agama di Banyumas, Jateng disambanginya pada Sabtu (10/2) malam.

Mantan Ketua Umum Fatayat ini mengawali sowan ke Pengasuh Ponpes Al-Ittihad, Pasir Kidul, Purwokerto Barat, Banyumas KH Mughni Labib. Dalam kesempatan itu, Ida menceritakan perjalanannya menjadi cawagub.

"Awalnya juga kaget. Namun karena ini amanah, dan perintah tentu akan saya jalani," jelasnya.

Ida juga menceritakan saat mendaftar bersama Sudirman Said ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), dirinya berangkat dari kantor PWNU Jawa Tengah.

"Jadi saya juga akan silaturahmi dengan cabang-cabang NU di daerah. Nyuwun pangestunipun, nyuwun direncangi," paparnya.

Sementara itu KH Mughni berpesan, apa yang sudah ditetapkan kepada Ida dijalani saja. "Tentu dengan ikhtiar yang kuat," tuturnya.

Ida juga sowan dan meminta restu dari pengasuh Ponpes Bani Rasul Bantarsoka, Banyumas KH Zainurrohman. Dalam kesempatan itu, Mbah Zain, begitu dia dipanggil, juga memberikan restu dan doa kepada Ida Fauziyah atas majunya dia dalam Pilgub.

Selain itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengunjungi Univeritas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto. Dalam dialog bersama pengurus hingga pengelola kampus, Ida ditanya soal komitmen kepada NU, hingga masalah pluralisme.

Ida mengatakan, bersama Sudirman Said dirinya sudah berkomitmen untuk menyusun APBD yang pro pesantren, perempuan, dan wong cilik.

"Jadi pasti ada perhatian spesifik pada pesantren, perempuan, maupun wong cilik dari berbagai kalangan," jelasnya.

Ketua Lembaga Ketahanan Keluarga (LKK) PBNU ini pun menceritakan saat diundang komunitas katholik beberapa waktu lalu. Saat itu dirinya juga ditanya soal keberagaman, hingga komitmen pada Pancasila.

"Saat itu saya tegaskan, jika menyimpang maka bukan agama lain yang menegur duluan, NU pasti akan menegur saya lebih dulu, dibanding yang lain," tegasnya.

Sebelum sowan ke sejumlah kiai, Ida Fauziyah melakukan ziarah di makam Syekh Makhdum Wali dan Pangeran Senopati Mangkubumi, Pasir Luhur, Banyumas.

Menurut Ida, banyak hal yang layak diteladani dari almarhum Syekh Makhdum.

"Dari paparan juru kunci, tentu kita bisa teladani kegigihan beliau dari menyebarkan Islam," ujarnya.

Menurut Ida, almarhum jelas memiliki sikap pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. "Ini tentu masih sangat relevan pada zaman sekarang. Yakni sikap tak mudah menyerah," tegasnya.

Sementara itu, juru kunci makam, Muh Zuhri menerangkan, Syekh Makhdum berasal dari Demak pada zaman Raden Patah. "Beliau diutus kerajaan Demak untuk sebarkan Islam di kadipaten Pasir Luhur," pungkasnya. [jie]

Komentar Pembaca
Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 19:00:00

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Foto Penghitungan Suara

Foto Penghitungan Suara

RABU, 27 JUNI 2018 , 14:40:00

TPS Horor Di Semarang

TPS Horor Di Semarang

RABU, 27 JUNI 2018 , 10:40:00

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

Pemadam Kebakaran Sirami Tanaman Kota

SENIN, 16 JULI 2018 , 17:03:00